Home » , » Cara mengehmat BBM , Cara menghemat engeri litsrik dan cara mengehmat air

Cara mengehmat BBM , Cara menghemat engeri litsrik dan cara mengehmat air

 

 

A. CARA MENGHEMAT BBM 
Cara menghemat BBM (Bahan Bakar Minyak) dapat dilakukan dengan menerapkan teknik berkendara yang efisien, merawat kondisi kendaraan, serta mengatur kebiasaan sehari-akomodasi. 
 
1. Teknik Berkendara (Eco-Driving)
  • Jaga bukaan gas stabil: Hindari menarik atau melepas pedal gas secara mendadak dan agresif. 
  • Kecepatan optimal: Pertahankan kecepatan di kisaran ideal (umumnya 50–80 km/jam), karena melaju terlalu kencang di atas 100 km/jam membuat konsumsi bensin meningkat drastis. 
  • Matikan mesin saat berhenti lama: Matikan mesin jika berhenti lebih dari 30 hingga 60 detik (misalnya saat kereta lewat atau menunggu lama) untuk menghemat sekitar 15–20% BBM. 
2. Perawatan Kendaraan
  • Servis berkala: Lakukan servis rutin (ganti oli, busi, dan pembersihan filter udara) setiap 3 bulan atau 5.000 km agar pembakaran mesin tetap sempurna. 
  • Kurangi beban berlebih: Singkirkan barang tidak penting di bagasi; tambahan beban 50 kg dapat menaikkan konsumsi bahan bakar hingga 1–2%. 
  • Gunakan AC dengan bijak: Matikan AC saat tidak terlalu panas atau ketika melewati tanjakan curam yang butuh daya mesin maksimal. 
3. Alternatif Mobilitas
  • Gunakan transportasi umum: Manfaatkan layanan seperti KRL, LRT, atau bus umum untuk perjalanan jarak jauh atau ke pusat kota.
  • Jalan kaki atau bersepeda: Untuk jarak dekat yang mudah dijangkau, pilih berjalan kaki guna menekan pengeluaran bensin. 
B, CARA MENGEMAT LISTRIK  
Cara menghemat listrik di rumah dapat dilakukan dengan mengubah kebiasaan sehari-hari dan menggunakan perangkat yang lebih efisien: 
 
1. Pengaturan Pencahayaan
  • Ganti lampu konvensional ke LED: Lampu LED menggunakan daya 50% hingga 75% lebih sedikit dan jauh lebih tahan lama.
  • Manfaatkan cahaya alami: Buka tirai dan jendela pada siang hari agar rumah terang tanpa menyalakan lampu.
  • Matikan lampu saat tidak dipakai: Biasakan mematikan lampu di ruangan yang sedang kosong. 
2. Penggunaan Pendingin Ruangan (AC)
  • Atur suhu secara bijak: Setel suhu AC pada kisaran yang nyaman (sekitar 22°C–24°C), hindari menyetel terlalu rendah seperti 16°C–18°C.
  • Tutup pintu dan jendela: Pastikan ruangan tertutup rapat agar AC tidak bekerja terlalu berat.
  • Bersihkan filter rutin: Filter yang kotor membuat AC menyedot lebih banyak daya.
3. Kontrol Perangkat Elektronik dan Dapur
  • Cabut steker atau charger: Perangkat yang tetap dicolokkan meski tidak dipakai (vampire power) tetap menyedot listrik dalam jumlah kecil. 
  • Gunakan mesin cuci dengan muatan penuh: Mencuci sedikit pakaian secara terus-menerus akan memboroskan air dan listrik.
  • Bijak menggunakan rice cooker dan dispenser: Cabut kabel rice cooker saat mode menghangatkan tidak diperlukan lagi, atau gunakan termos nasi.
  • Atur kulkas: Jangan terlalu sering membuka pintu kulkas dan pastikan sirkulasi udara di belakang kulkas lancar. 
4. Pilihan Sistem Pembayaran
  • Beralih ke listrik prabayar (token): Sistem pulsa atau token membantu Anda memantau dan mengontrol pemakaian listrik harian secara langsung.
  •  

    C. Cara Menghemat Air di Rumah
     
     

    Air bersih adalah sumber daya yang terbatas. Menghemat air membantu menjaga pasokan air tanah dan mengurangi beban pengolahan limbah.

    Di Kamar Mandi:

  • Matikan Kran: Jangan biarkan air mengalir saat Anda sedang menggosok gigi, mencuci tangan dengan sabun, atau bercukur.

  • Gunakan Shower (Pancuran): Mandi dengan shower umumnya lebih hemat air daripada menggunakan gayung/bak mandi, dan jauh lebih hemat daripada bathtub (bak rendam).

  • Perbaiki Kebocoran: Segera perbaiki kran atau toilet yang bocor. Tetesan kecil yang terus-menerus bisa membuang puluhan liter air per hari.

  • Siram Toilet Seperlunya: Jika toilet Anda memiliki sistem dual flush, gunakan tombol siraman kecil untuk urine dan tombol besar hanya jika diperlukan. Jangan membuang sampah (tisu, puntung rokok) ke dalam toilet.

Di Dapur & Tempat Cuci:

  • Mencuci Buah/Sayur dalam Wadah: Jangan mencuci di bawah air mengalir. Gunakan baskom berisi air, lalu airnya bisa digunakan kembali untuk menyiram tanaman.

  • Gunakan Mesin Cuci Hanya Saat Penuh: Tunggu hingga pakaian kotor menumpuk sesuai kapasitas maksimal mesin cuci sebelum memulainya. Memutar mesin cuci untuk sedikit pakaian sangat memboroskan air dan listrik.

  • Rendam Piring Kotor: Jika mencuci piring dengan tangan, rendam dulu piring yang sangat kotor dalam sedikit air daripada mengeroknya di bawah kran yang mengalir.

Di Luar Rumah:

  • Gunakan Ember untuk Cuci Kendaraan: Gunakan ember dan lap/spons untuk mencuci mobil atau motor. Menggunakan selang air secara terus menerus sangat boros.

  • Menyiram Tanaman di Waktu yang Tepat: Siram tanaman pada pagi atau sore hari. Menyiram di siang hari bolong menyebabkan air cepat menguap sebelum diserap akar.

  • Tampung Air Hujan: Gunakan tong atau wadah besar untuk menampung air hujan, yang bisa digunakan untuk menyiram tanaman atau membersihkan lantai teras.

  •  

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbitkan oleh Mr-Widi

0 komentar:

Poskan Komentar Anda di sini dengan baik dan sopan

Popular Posts

 
Support : Beranda |
| Copyright © 2017. Guru SD Jogja - All Rights Reserved
Template Modify Mr.Widi | mastemplate
Proudly powered by Blogger Team